Setelah Itu Apa….?

Pertanyaan ini selalu menyertai dikala sebuah pekerjaan telah diselesaikan atau ketika sebuah langkah telah tercapai. Ada kalanya kita tidak mengetahui akan ke mana setelahnya atau langkah apa lagi yang akan menyertainya. Istilah lain dari keadaan ini adalah berjalan tanpa haluan atau bekerja tanpa tujuan yang jelas. Tentu keadaan ini pernah dialami oleh orang kebanyakannya, tapi dari sekian banyak orang tersebut hanya sedikit yang mampu bangkit dan menentukan arah akan ke mana setelah ini. Tujuan hidup dan harapanlah yang membedakan bagaimana sikap seseorang dalam menghadapi keadaan ini. Tanyakanlah kepada diri tujuan hidup kita ini sebenarnya apa dan harapan kita seperti apa?. Jawaban dari pertanyaan ini akan menggambarkan siapa kita sebenarnya dan seperti apa kita ke depannya. Pernakah kita membayangkan bahwa tujuan hiduplah yang menjadi pembeda pada setiap orang dan harapan akan masa depanlah yang membingkai pikiran seseorang dalam memandang hidup membuat setiap orang tidak sama. Sekiranya tujuan hidup seseorang hanya mengejar hal keduniaan semata maka harapannya tidaklah akan jauh dari sekedarsesuatu yang bersifat materil saja. Terlepasnya harapan materil menjadikannya seolah sangat merugi dan tidak tercapainya suatu harapan keduniaan seolah membuat tanah tempat ia berpijak telah goyah dan langit tempat dia bernaung seolah sesaat lagi akan runtuh. Jangan kawan, jangan menjadi seperti ini. Jadikanlah harapan-harapanmu itu membuat engkau memandang bahwa terbitnyamatahari diesok sebagai hal yang patut engkau tunggu. Buatlah segala kemungkinan dengan berbuat sebanyak-banyaknya usaha agar semakin banyak peluang yang memang pantas engkau nanti diesok hari. Dikala rencana A gagal maka janganlah putus asa masih ada 25 lagi urutan alfabet yang masih tersisa. Jika rencana A gagal mungkin rencana B akan berhasil atau rencana-rencana yang lain akan menyusulnya. Sadarlah semua rencana yang  berjalan dengan tidak semestinya suatu saat akan menjadi berakhir dan berganti dengan sesuatu yang anda harapkan. Berusaha, berdoa dan berharap, karena harapanlah yang membuat terbitnya fajar di esok hari pantas untuk dinanti.

(Bagi semua kawan yang lagi terpuruk dengan segala keadaan yang tidak sesuai rencana atau mungkin untuk diriku pribadi🙂 )

Tinggalkan komentar

Filed under Perenungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s