Golongan Obat Antidiabetes

1. Golongan Sulfonilurea

Derivat sulfonilurea bekerja dengan cara merangsang sel β-pulau Langerhans untuk mengeksresikan insulin. Obat golongan ini tidak berguna bila diberikan pada penderita DM tipe 1, karena pada penderita DM tipe 1 sel β-pulau langerhans sudah rusak, sehingga tidak dapat memproduksi insulin. Obat golongan ini dapat berguna bila diberikan pada penderita DM tipe 2 (Ganiswara et al, 1999).

2. Golongan Biguanid

Derivat biguanid mempunyai mekanisme kerja yang berlainan dengan derivat sulfonilurea, obat-obat golongan ini bekerja dengan cara mengurangi retensi insulin, sehingga glukosa dapat memasuki sel-sel hati, otot dan organ tubuh lainnya. Obat-obat yang termasuk golongan biguanid adalah Metformin, Phenformin dan Buformin (Silva, 2004).

3. Golongan Thiazolidinedion

Derivat thiazolidinedion bekerja dengan cara yang sama dengan derivat biguanid yaitu mengurangi retensi insulin, sehingga glukosa dapat memasuki sel-sel hati, otot dan organ tubuh lainnya. Obat yang termasuk golongan thiazolidinedion adalah Trogliatone (Silva, 2004).

Referensi :

Ganiswara, S.G.et.al. (1999). Farmaklogi dan Terapi. Edisi ke-4. Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Silva, M.L. (2004) Diabetes Means Siphon! Insulin Comes from the Island. http://www.apol.net/dightonrock/diabetes_history.html. 10/05/2004

Meninggalkan komentar

Filed under Farmakologi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s