10.31.09
Saponin
Ditulis dalam Metabolit Sekunder tagged Glikosida, Saponin, Sapotoksin, Steroid, Triterpenoid pada 8:23 am oleh nadjeeb
Pendahuluan
Saponin adalah segolongan senyawa glikosida yang mempunyai struktur steroid dan mempunyai sifat-sifat khas dapat membentuk larutan koloidal dalam air dan membui bila dikocok. Glikosida saponin bisa berupa saponin steroid maupun saponin triterpenoid.
Saponin merupakan senyawa berasa pahit menusuk dan menyebabkan bersin dan sering mengakibatkan iritasi terhadap selaput lendir. Saponin juga bersifat bisa menghancurkan butir darah merah lewat reaksi hemolisis, bersifat racun bagi hewan berdarah dingin, dan banyak diantaranya digunakan sebagai racun ikan. Saponin bila terhidrolisis akan menghasilkan aglikon yang disebut sapogenin. Ini merupakan suatu senyawa yang mudah dikristalkan lewat asetilasi sehingga dapat dimurnikan dan dipelajari lebih lanjut. Saponin yang berpotensi keras atau beracun seringkali disebut sebagai sapotoksin.
Struktur Kimiawi
Berdasarkan struktur aglikonnya (sapogeninnya), saponin dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu tipe steroid dan tipe triterpenoid. Kedua senyawa ini memiliki hubungan glikosidik pada atom C-3 dan memiliki asal usul biogenetika yang sama lewat asam mevalonat dan satuan-satuan isoprenoid.
Glikosida saponin dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan pada struktur bahan kimia dari aglycone (sapogenin). Saponin pada hidrolisis menghasilkan suatu aglycone yang dikenal sebagai “sapogenin”.
Biosintesis Glikosida Saponin
Berdasarkan struktur dari aglikon maka glikosida dan saponin dapat dibagi 2 golongan yaitu saponin netral yang berasal dari steroid dengan rantai samping spiroketal dan saponin asam yang mempunyai struktur triterpenoid. Biosintesa saponin triterpenoid lebih kurang diketahui bila dibandingkan dengan saponin steroid tetapi dapat dikatakan bahwa keduanya mempunyai tidak tolak yang sama yaitu yang berasal dari asetat dan mevalonat. Rantai samping terbentuk sesudah terbentuknya squalen. Sebagian terjadi inti steroid spiroketal dan yang lain membentuk triterpenoid pentasiklik. Gugus gulanya dapat berdiri 1 – 55 gula dan dalam beberapa hal aglikon tak diikat dengan gula tetapi dengan asam uronat.


brilian sekartaji berkata,
Oktober 31, 2009 pada 10:17 pm
apakah yg dinamakan glikosida itu merupakan senyawa antara karbohidrat dan zat lain yang dinamakan radikal aglikon?

gw sok tahu ye…
====================================
Maaf yach dibetulin dikit glikosida bukan senyawa antara, namun ia senyawa bentukan dari gula dan bukan gula, kalo terurai (dalam bahasa kimia terhidrolisis) kembali menjadi gula dan bukan gula, senyawa yang bukan gula inilah disebut sebagai aglikon (yang lagi2 bukan radikal) smg dengan melihat bagan dan membaca artikel tentang ‘glikosida’ (tulisannya ada pada kategori metabolit sekunder)akan semakin jelas pengetahuannya
Saponin tuch menghasilkan buih yang di-’masakecilkudulu’ ada buah akasia yang apabila digosok2 ketangan trus ditambahin air menimbulkan busa, ini ciri2 tumbuhan yang mengandung saponin.
Ditunggu yach postingannya tentang main gelembung sabun diwaktu kecil…….
Salam hangat n keep bloging
bluethunderheart berkata,
November 2, 2009 pada 9:42 pm
selamat malam
wah makasih ya postingannya baik sangat bang
salam hangat selalu
======================================
Makasih atas kunjungannya, sehat n sukses selalu…………….